Langsung ke konten utama

Bahas Pemrograman C# : Contoh Program Menghitung Gaji Karyawan Menggunakan Percabangan IF Dan Else

Percabangan IF..Else..IF Pada C#

Percabangan IF..ELSE..IF ini dapat digunakan untuk menetapkan hasil output sesuai kondisi.

Contohnya pada sebuah program perhitungan bonus dari gaji karyawan yang berbeda tergantung dari seberapa lama jam lembur yang ia ambil. Misalkan ia lembur selama 2 jam maka bonus yang ia dapat hanya Rp. 50.000,- /Jam berbeda lagi jika ia lembur selama 3 jam atau lebih maka bonus yang ia dapat sebesar Rp. 100.000,- /Jam. Fungsi tersebut biasanya menggunakan jenis percbangan ini supaya dapat berjalan dengan optimal.


Contoh Program Percabangan IF..ELSE..IF :






















Hasil Output Program:

- Jika Jam Lembur Kurang Dari 3 Jam


Jika Anda Memasukan Jam Lembur Kurang Dari 3 Jam







- Jika Jam Lembur 3 jam Atau Lebih

Jika Anda Memasukan Jam Lembur 3 jam atau lebih


Nah itu adalah contoh dari program menghitung bonus dari gaji karyawan menggunakan bahasa pemrograman C# Menggunakan percabangan IF Dan Else, Jika Anda Memasukan Jam Lembur 2 Jam Maka bonus yang di dapat hanya sebesar Rp. 100.000,- Karena Jika Jam Lembur Dibawah 2 jam hanya mendapat bonus Rp. 50.000,- /jam maka Rp. 50.000,- dikalian 2 jam hasil yang didapatkan adalah Rp. 100.000,- begitu pula jika anda mengimputkan 3 jam atau lebih maka bonus yang di dapat Rp. 100.000,- /jam.

Berikut Adalah Source Code Dari Program Di Atas:

    class Program
    {
        static void Main(string[] args)
        {
            string Nama;
            int Jl, bonus, tg;
            Console.Write("Nama : ");
            Nama = Console.ReadLine();
            Console.Write("Jam Lembur : ");
            Jl =int.Parse(Console.ReadLine());

            if (Jl <3)
            {
                bonus = 50000 * Jl;
                tg = 2000000 + bonus;
                Console.WriteLine("\nNama : " + Nama);
                Console.WriteLine("Bonus : " + bonus);
                Console.WriteLine("Total Gaji : " + tg);
            }
            else if (Jl >= 3)
            {
                bonus = 100000 * Jl;
                tg = 2000000 + bonus;
                Console.WriteLine("\nNama : " + Nama);
                Console.WriteLine("Bonus : " + bonus);
                Console.WriteLine("Total Gaji : " + tg);
            }

            Console.ReadKey();


        }
    }

Akhir Kata

Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan, semoga artikel ini dapat membantu kamu untuk mepelajari bahasa pemrograman C#. Jika ada pertanyaan, silahkan gunakam kolom komentar dengan bijak. Terimakasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Implementasi Algoritma Divide And Conquer Pada Sorting Dan Searching

1.   Implementasi Algoritma Divide and Conquer Merge sort Beberapa algoritma mengimplementasikan konsep rekursi untuk menyelesaikan permasalahan. Permasalahan utama kemudian dipecah menjadi sub-masalah, kemudian solusi dari sub-masalah akan membimbing menuju solusi permasalahan utama. Pada setiap tingkatan rekursi, pola tersebut terdiri atas 3 langkah. 1. Divide     Memilah masalah menjadi sub masalah 2. Conquer     Selesaikan sub masalah tersebut secara rekursif. Jika sub-masalah tersebut cukup ringkas dan sederhana, pendekatan penyelesaian secara langsung akan lebih efektif 3. Kombinasi     Mengkombinasikan solusi dari sub-masalah, yang akan membimbing menuju penyelesaian atas permasalahan utama Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Merge sort menggunakan pola divide and conquer. Dengan hal ini deskripsi dari algoritma dirumuskan dalam 3 langkahberpola divide-and-conquer. Berikut menjelaskan langkah kerja dari Merge sort. 1. Divide   ...

Sejarah, Definisi dan Cara Kerja Algoritma Divide and Conquer

    1.          Sejarah Algoritma Devide and Conquer             Awal dari algoritma ini utamanya adalah pengurangan dan penaklukan - masalah       asli secara berturut-turut dipecah menjadi sub-masalah tunggal, dan memang dapat          diselesaikan secara berulang. Pencarian biner, algoritma penurunan-dan-taklukkan di mana sub-masalah berukuran kira-kira setengah dari ukuran aslinya, memiliki sejarah yang panjang. Sementara deskripsi yang jelas tentang algoritma pada komputer muncul pada tahun 1946 dalam sebuah artikel oleh John Mauchly, gagasan untuk menggunakan daftar item yang diurutkan untuk memfasilitasi pencarian tanggal kembali setidaknya sejauh Babylonia pada 200 SM. Algoritma penurunan-dan-taklukkan kuno lainnya adalah algoritma Euclidean untuk menghitung pembagi persekutuan terbesar dari dua bilangan dengan mengurangi...

Implementasi Algoritma Branch & Bound Pada Masalah Knapsack

   Pengertian Algoritma Branch and Bound Algoritma Branch and Bound atau algoritma B&B adalah salah satu dari algoritma yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam pencarian jalur. Atau suatu algoritma yang mempelajari bagaimana cara memperkecil suatu Search Tree (pohon pencarian) menjadi sekecil mungkin. Metode ini terdiri dari 2 langkah, yaitu: Branch (Cabang) Membuat semua cabang dari pohon pencarian yang mungkin menuju ke solusi. Bound (Batas) Mencari dan menghitung node yang merupakan active node (E-node) dan node yang merupakan dead node (D-node) dengan menggunakan suatu syarat, yaitu  syarat batas constraint . Teknik Algoritma Branch and Bound Algoritma Branch and Bound dapat menggunakan beberapa titik, yaitu : 1. Least Cost Branch and Bound Teknik ini akan menghitung cost dari setiap node yang ada. Node yang memilki cost terkecil diantara node lain, dianggap memiliki kemungkinan paling besar menuju solusi. Tahap : node yang memiliki cost terendah akan dib...